Antisipasi Ekohidrodinamika Pengendalian Eutrofikasi Mendukung Sistem Irigasi Jatiluhur yang Berkelanjutan

Eko Winar Irianto
*

Sari


Eutrofikasi adalah masalah serius bagi waduk dan dapat mengganggu sistem irigasi yang disuplai air baku dari waduk tersebut, misal: Waduk Jatiluhur menyuplai Daerah Irigasi Jatiluhur. Salah satu metoda pengendaliannya adalah secara ekohidrodinamika melalui pengoperasian Hollow Jet Valve (HJV). Namun demikian, analisis antisipasi secara ekohidrodinamika diperlukan agar pengoperasian waduk dan sistem irigasi Jatiluhur tetap beroperasi sesuai yang direncanakan. Tulisan ini menginformasikan cara melakukan analisis antisipasi baik secara kuantitas maupun kualitas pengaruh pengoperasian HJV mendukung pengelolaan sistem irigasi Jatiluhur yang berkelanjutan. Hasil analisis antisipasi pengoperasian HJV yang terdiri dari menurunnya tinggi muka air waduk, meningkatnya tinggi muka air pada Bendung Curug dan potensi ketersediaan air yang dapat disediakan oleh aliran utama dan lokal pada Waduk Kaskade Citarum menunjukkan bahwa pasokan air irigasi secara berkelanjutan masih sesuai dengan prosedur operasi yang telah ditetapkan. Hasil analisis kualitas air juga menunjukkan bahwa pengeluaran air melalui HJV menurunkan kualitas air parameter BOD, Total N and Total P, namun masih sesuai kelas 3 standar nasional kualitas air untuk air irigasi. DO adalah parameter yang paling sensitif dan Beban BOD naik 67% menyebabkan terjadinya kondisi anaerob pada lapisan hipolimnion pasca restorasi waduk. Namun demikian, diperlukan upaya sinergis antara program restorasi waduk dengan konservasi kualitas air di jaringan irigasi.


Kata Kunci


Hollow Jet Valve; ekosistem; waduk; status trofik; oligotrofik; eutrofik; hidrodinamika

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Bagad, A. 2009. Environmental Studies. Technical Publications Pune Ltd, Pune India. pp:2-4.

Balcerzak, W. 2006. The protection of reservoir water against the eutrophication process, institute of water supply and environmental protection. Polish Jurnal of Environment Study, Vol.15(6), Kraków University of Technology, Poland, 837-844.

Chau, K.W and H Jin. 2002. Two-layered, 2D unsteady eutrophication model in boundary-fitted coordinate system. Marine Pollution Bulletin Vol. (45): 300–310.

Davis, L. Jenifer dan Shaw, Glen. 2015. Impact of Eutrophication on The safety of Drinking and Recreational Water. School of Public Health, Grifith University Quensland, Australia. www.eolss.net/sample-chapters/c03/e2-20a-04-02.pdf (diakses Agustus 2015).

Fuente, A. and Y. Nino,. 2007, Pseudo 2D Ecosystem Model for Dendritic Reservoir, Master Thesis, Universidad Chili, Santiago.

Gang Ji, Zhen. 2008. Hydrodynamics and Water Quality: Modelling Rivers, Lake, and Estuaries. New Jersey, Canada: John Willey & Sons,Inc.

Goel, A. and P. Tiwari. (2013). Review of computer based software tools for salinity management in agriculural lands. Journal of Indian Water Resources Society,Vol. 33(4).

Gunkel, C and M.C. Sobral. 2007. Reservoir and River Basin Management: Exchange Experiences for Brazil, Portugal and Germany. Germany: Technical University of Berlin.

Hernowo, S. 2000. Efisiensi Penggunaan Air Irigasi pada Cakupan Wilayah Perum Jasa Tirta II dalam Menunjang Pembangunan di Jawa Barat. Pusat Penelitian dan Pengembangan Bisnis (P3B) Universitas Padjadjaran.

Hill, J. 2007. Best Management Guidelines for Sustainable Irrigated Agriculture. Wellington: Ministry of Agriculture and Forestry.

Hurtado, J.V. 2006. Basin Scale Hydrodinamic in a Mediteranian Reservoir Implications for the Phitoplankton Dynamics.PhD. Dissertation. Spain: University of Girona.

Irianto, E.W. 2007. Model empiris dinamika kualitas air pada badan air tercemar bottom outlet waduk. Buletin Pusair, Vol. 16(46):39-46.

Irianto, E.W. 2014. Model Restorasi Proses Eutrofikasi Melalui pengoperasian Hollow Jet Pada Waduk Jatiluhur. Disertasi Program Doktor Ilmu Teknik Sipil. Bandung: Universitas Katolik Parahyangan.

Irianto, E.W., R.W. Triweko and P. Soedjono. 2014. Dynamic analysis of the hollow jet valve operation for eutrophication control in Jatiluhurtropical-riverine reservoir, Indonesia. International Journal of Environment and Resources,Vol. 2(2): 23-32.

Jorgensen, S. 2003.The Application of Models to Find the Relevance of Residence Time in Lake and Reservoir Management. Journal of Limnology, Vol. (1):16-20.

Juracek, K.E. 2010, Sedimentation, sediment quality, and upstream channel stability, John Redmond Reservoir, eastcentral Kansas,1964–2009.U.S. Geological Survey Scientific Investigations Report 2010–5191, 34 p.

Ling, D., J. Q. Wu, Y. Pang, L. Li, G. Gao, and D.W. Hu. 2007. Simulation study on algal dynamics based on ecological flume experiment in Taihu Lake, China. Ecological Engineering, Elsevier, 31:200-206.

Moerwanto, A. 2010. Optimasi Pemanfaatan dan Pelestarian Waduk Kaskade Sungai Citarum. Round Table Discussion Pelestarian Waduk Kaskade Sungai Citarum. SEAMEO-BIOTROP 4 Februari 2010. Bogor.

Naithani, Darchambeau, Deleerrnijder, Descy and Wolansky. 2007. Study of the Nutrient and Plankton Dynamics in Lake Tanganyika using a Reduced-Gravity Model. Ecological Modelling (200): 225-232.

Nastiti A., S. Nuroniah, S.E. Purnamaningtyas, dan E.S. Kartamihardja. 2001. Daya dukung perairan waduk jatiluhur untuk budidaya ikan dalam keramba jaring apung. Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia, Vol. 7 (2): 14-21.

Percival and Keany. 2008. The influence of nitrogen fertilization on waterlogging stresses in fagus sylivatcal l and quereus robur l. Agriculture And Urban Forestry, International Society of Arboriculture, Vol. 34(1):29-40.

PJT II. 2008. Laporan Pengoperasian Waduk Kaskade Citarum. Purwakarta: PJT II.

Sabar, Arwin. 2006. Prospek kontribusi DAS Cikapundung memenuhi laju permintaan sumber air baku metropolitan bandung. Media Komunikasi Teknik Sipil,Vol. 14(2):169-178.

Safarina, A.B. 2007. Irigasi sistem SRI sebagai solusi kelangkaan air dan peningkatan produksi padi di daerah irigasi jatiluhur. Jurnal Teknik, Vol. 6(2).

Serpil, S. 2012. An agricultural pollutant: chemical fertilizer. International Journal of Environmental Science and Development, Vol. 3(1).

Siregar dan Mayasari. 2010. Pengelolaan dan pemanfaatan waduk Ir. H. Djuanda untuk perikanan budidaya KJA. Round Table Discussion on Cascade Citarum Reservoir, Puslit Limnologi, Bogor, 4 Februari 2010.

Tuba, B., A. Coşar, Yetilmezsoy, K.S. Topcu, and A. Hayrullah. 2013. The effect of hydraulic jump on the aeration efficiency. International Balkans Conference on Challenges of Civil Engineering, BCCCE, 2013, Epoka University, Tirana, Albania.

Viksburg, M.S. 1995. The WES Handbook on Water Quality Enhancement Technique for Reservoirs and Tailwaters. US Army Corp of Engineers and US, EPA.

Wool, A.T, R.B. Ambrose, J.L. Martin, E.A. Corner. 2011. Water Quality Analysis Simulation Program (WASP) Version 6: User’s Manual. www.weap21.org/downloads/WEAP_Tutorial. pdf (diakses November 2011).

Zhang, G., H. Wang, H. Chanson. 2013. Turbulence and aeration in hydraulic jumps: free-surface fluctuation and integral turbulent scale measurements. Environmental Fluid Mechanics, 13(2): 189–204.


Statistik Tampilan

Sari : 726 kali
PDF : 2116 kali


DOI: http://dx.doi.org/10.31028/ji.v10.i2.111-124

Hak Cipta (c) 2015 Jurnal Irigasi



Jurnal Irigasi terindeks oleh:

 

Creative Commons License

Jurnal ini di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License. Hak Cipta Jurnal Irigasi, didukung oleh OJS.